Proses Pengambilan Keputusan
Keputusan dari seorang pemimpin tidak datang secara tiba-tiba, tetapi
melalui suatu proses. Pengambilan keputusan yang akan diwujudkan
menjadi kegiatan kelompok merupakan hak dan kewajiban pucuk pimpinan
berupa wewenang dan wewenang itu dapat dilimpahkan.
Pengambilan keputusan oleh seorang pemimpin yang bersifat apriori
(berburuk sangka) selalu merupakan proses, baik yang berlangsung dalam
pikiran maupun dalam kegiatan oprasioal pemecahan masalah. Proses
pengambilan keputusan itu berlangsung dengan tahapan sebagai berikut :
a. Menghimpun data melalui pencatatan bahkan mungkin berupa kegiatan penelitian
b. Melalui analisis data
c. Menetapkan keputusan yang akan ditempuh
d. Mengoprasionalakan keputusan menjadi kegiatan
e. Selama berlangsungnya kegiatan sebagai pelaksana keputusan akan diperoleh data oprasional yang baru
Sementara itu tahapan-tahapan dalam proses pengambilan keputusan dapat dikemukakan sebagai berikut :
a. Tetapkan masalah
b. Idntifikasi criteria keputusan
c. Alokasikan bobot pada criteria
d. Kembangkan alternaif
e. Evaluasi alternative
f. Pilih alternative terbaik
3. Proses Evaluasi Prestasi
prestasi individu menjadi bagian dari prestasi kelompok yang pada
gilirannya menjadi bagian dari prestasi organisasi. Tidak ada suatu
ukuran atau criteria yang memadai yang dapat mencerminkan prestasi
suatu tingkatan.
Proses evaluasi prestasi didalam organisasi menunjukan bahwa prestasi
individu, kelompok, dan organisasi adalah suatu hasil atau variabel
bergantung dari prilaku organisasi, struktur dan proses. System yang
diterapkan untuk mengevaluasi prestasi membantu maksud-maksud seperti
penentuan imbalan (upah, promosi, dan alih tugas), identifikasi
kebutuhan akan pelatihan (training), penyediaan balikan bagi para
pegawai dan lain-lain. Sebenarnya banyak sekali metode yang dapat
dimanfaatkan untuk mengevalusi prestasi sehingga merupakan tantangan
tersendiri untuk memilih yang terbaik dari yang baik-baik. Dalam
melakukan pengevaluasian sebaiknya diperhatikan hal-hal sebagai berikut :
1. Maksud dan evaluasi kerja
2. Evaluasi kerja dan evaluasi
3. Apa yang akan di evaluasi
4. Siapa yang seharusnya akan di evaluasi
5. Bagaimaa metodenya
6. Masalah potensial
7. Bagaimana mengatasi masalah
4. Proses Sosialisasi dan Karir
Proses sosialisasi adalah suatu proses dimana kita dapat bergaul dalam
suatu komunitas tertentu maka disitulah proses sosialisasi akan
terjadi. Sedangkan karir adalah suatu deretan posisi yang di duduki
oleh seseorang selama perjalanan usianya.
Individu memasuki organisasi untuk bekerja dan merintis tujuan karir
pribadi mereka. Organisasi mempekerjakan individu-individu untuk
melaksanakan pekerjaan tertentu yaitu pekerjaan menurut struktur
organisasi itu. Jadi kepentingan individu dan organisasi serta
tujuannya harus disesuaikan jika keduanya ingin effektif.proses
penyadaran individu akan harapan organisasi disebut sosialisasi,
pengembangan karir dan sosialisasi adalah dua aktifitas yang saling
berkaitan yang memberikan dampak pada prestasi baik prestasi organisasi
maupun prestasi individu.
sumber : http://abdulwadudgunadarma.blogspot.com/2012/02/proses-mempengaruhi-dan-proses.html